Karena dengan diam..
Lidahku tak dapat berkuasa
Dan aku bisa menulis kata
Dengan bahasa yang mengisyaratkan hati
Karena terkadang lidah ini berkhianat
Ia membelokan kata hati yang sebenarnya
Bahkan tak jarang ia menghujam,menyayat dan merajang.
Dan akhirnya aku percayakan jari jari ini untuk mengukir setiap rasa
Setiap rasa yang di abadikan..
Bukan untuk dibaca
Namun dirasakan..
Bisakah?
Bisa jika kau membiarkan hatimu yang membaca,
dan
kau bisa merasakan makna dari
setiap kata.
maknyOSs,,,ay like hahayyy
BalasHapus